Draxler Bantah Jalin Kesepakatan Transfer Dengan Munchen

BOLA MALAM – Winger ofensif Paris Saint-Germain, Julian Draxler, menyanggah tegas rumor yang menyebutnya telah menjalin kesepakatan transfer pribadi dengan raksasa Bundesliga Jerman, Bayern Munchen. Pemain muda berusia 24 tahun mengaku masih sangat nyaman berseragam Les Parisiens, serta tak memiliki alasan apapun untuk angkat kaki dari Parc des Princes dalam waktu dekat.

Draxler Bantah Jalin Kesepakatan Transfer Dengan Munchen

Berdasarkan kabar yang beredar di Negeri Nazi, Bayern Munchen berniat mendatangkan Julian Draxler ke Allianz Arena pada bursa transfer musim panas 2019 mendatang. Die Roten memproyeksikan sang pemain sebagai pengganti peran dari dua personel veteran mereka, yakni Arjen Robben (34 tahun) atau Franck Ribery (35 tahun), di lini depan skuad asuhan pelatih Niko Kovac.

Nasib Julian Draxler di PSG sendiri cukup terkatung-katung, mengingat lini depan raksasa Prancis tersebut dihuni segudang pemain top kelas dunia, semisal Neymar Jr dan Kylian Mbappe. Sang juru taktik tim, Thomas Tuchel, bahkan tercatat baru satu kali saja menurunkan dirinya dari 4 pertarungan yang sudah dilakoni Paris Saint-Germain di panggung Ligue 1 musim 2018/2019 ini, itu pun dimulai dari bangku cadangan.

Kendati begitu, Draxler tak mau menjadikan persoalan minimnya menit bermain di PSG sebagai alasan untuk angkat kaki dari Paris. Dia justeru mengaku senang dengan persaingan internalnya bersama Neymar Jr dan Kylian Mbappe.

“Bayern Munchen adalah klub tersukses di Jerman. Namun, sejauh ini tidak ada kontak yang terjalin di antara saya dan pihak Bayern Munchen,” buka Julian Draxler, sebagaimana dikutip dari Sports 1.

“Saya juga tidak mempunyai alasan untuk pergi dari PSG. Jujur saja, saya senang dengan kompetisi tingkat tinggi untuk memperebutkan satu tempat di starting XI. Saya senang dapat bersaing dengan Neymar dan Kylian Mbappe demi memperebutkan satu tempat di starting XI tim ini,” sambung gelandang serang Tim Nasional Jerman tersebut.

Selain Bayern Munchen, FC Schalke 04 juga disebut berniat memulangkan Draxler ke Negeri Nazi. Namun, lagi-lagi kabar ini dibantahnya.

Sebagaimana diketahui, sebelum mendarat di Ligue 1 Prancis pada pertengahan tahun 2017 lalu, Julian Draxler lebih dulu menjalani karir di panggung Bundesliga dengan memperkuat FC Schalke 04 pada periode 2011-2015, dan VfL Wolfsburg selama satu setengah musim.

“Schalke akan selalu memiliki tempat tersendiri di dalam hati saya. Di sanalah saya memulai karir sebagai seorang pesepakbola. Namun, saya belum mempunyai rencana untuk kembali ke Schalke dalam waktu dekat ini,” tandasnya.

Kesulitan Julian Draxler menembus skuad inti Paris Saint-Germain sejatinya sudah berlangsung sejak pertama kali mendarat di Parc des Princes, di mana kala itu tim masih dinahkodai oleh Unai Emery, pelatih asal Spanyol yang kini menjadi penukang bagi Arsenal di Liga Primer Inggris. Pada musim 2017/2018 lalu, ia tercatat hanya dimainkan Emery pada 30 laga Le Parisiens di semua ajang kompetisi, bahkan 11 di antaranya berstatus sebagai pemain pengganti.

Sekedar catatan, nama Julian Draxler sejatinya sudah banyak masuk ke dalam daftar buruan klub-klub besar Benua Biru. Selain Bayern Munchen dan Schalke 04, pada bursa transfer musim panas 2017 lalu servis sang winger juga disebut-sebut menarik minat raksasa La Liga Spanyol, FC Barcelona, dan klub tangguh asal Serie A Italia, Inter Milan. Namun begitu, kabar mengenai niatan keduanya meredup seiring keputusan bulat Draxler yang ingin tetap bertahan dengan Paris Saint-Germain.