Scholes Kecam Performa Inkonsisten Pogba

Scholes Kecam Performa Inkonsisten Pogba
Bolamalam – Mantan gelandang legendaris Manchester United, Paul Scholes, mengecam keras Paul Pogba yang menurutnya tampil inkonsisten di lini tengah skuad asuhan pelatih Jose Mourinho. Scholes benar-benar kecewa dengan hasil minor 2-3 yang ditelan The Red Devils kala menantang Brighton & Hove Albion di Falmer Stadium pada matchweek ke-2 Liga Primer Inggris 2018/2019, Minggu, 19 Agustus, 2018.

Dalam pertarungan melawan The Seagulls, Pogba sendiri didapuk sebagai kapten kesebalasan Manchester United dan sukses menyumbangkan satu gol via tendangan dari titik putih di penghujung babak ke-2. Satu gol Setan Merah lainnya dicetak Romelu Lukaku pada menit ke-34.

Kendati diperkuat para penyerang top macam Lukaku, Marcus Rashford dan Anthony Martial, namun Manchester United gagal mendulang kemenangan di markas Brighton & Hove Albion. Menurut Scholes, hal ini terjadi lantaran lini tengan The Red Devils, terkhusus Pogba, tidak menjalankan fungsinya dengan baik sebagai penyuplai bola bagi para ujung tombak tim.

“Lukaku bisa memenangkan pertandingan, begitu juga dengan Martial. Martial, di babak pertama – berapa lama ia bermain? 55 menit? Satu jam?” buka Paul Scholes kepada Optus Sport.

“Dia mendapat satu bola di sisi kiri pada babak pertama, padahal ia benar-benar bisa melewati bek kanan lawan,” sambungnya.

Scholes yakin betul lini depan Manchester United bisa sangat produktif andai para pemain tengah bisa memanjakan mereka dengan umpan-umpan bergelimang.

“Sebagai pemain gelandang untuk Manchester United, tugas Anda (Paul Pogba) adalah mengumpankan bola ke pemain terbaik Anda yang mampu melukai lawan. Tetapi pemain gelandang Manchester United itu tidak akan pernah melakukannya. Mereka tidak bisa mengumpankan bola ke Lukaku, mereka tidak bisa mengumpankan bola ke Martial dan mereka tidak bisa mengumpankan bola ke Rashford ketika ia dimainkan,” sesal pria berusia 43 tahun tersebut.

“Tidak ada pemimpin dalam tim, itu sebabnya kami pikir Paul Pogba mungkin kandidat yang ideal untuk menjadi pemimpin. Tetapi sayang dia tidak ada di sana malam itu. Dia benar-benar tampil buruk, dia sangat tidak konsisten,” pungkas Scholes.

Agen Judi Online